Tidur seranjang dengan bayi menyimpan berbagai manfaat, salah satunya lebih membangun attachment parenting (AP) antara orangtua dengan anaknya. Soal keamanaan tidur seranjang, tidak perlu diragukan.
Read more ...
Breaking News
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Friday, June 19, 2015
Tuesday, March 24, 2015
Biji Jambu yang Tumbuh di Gigi
Ada yang bilang, jangan makan jambu biji beserta dengan bijinya, nanti tumbuh di perut. Ungkapan tersebut dianggap hanya mitos, sebab biji dari jambu biji bisa dicerna oleh tubuh. Namun lain ceritanya saat biji itu terselip di antara gigi, karena tunas jambu biji benar-benar tumbuh di sana.
Read more ...
Saturday, February 28, 2015
Ternyata Kopi Hitam Bisa Atasi Masalah Plak
Minuman yang satu ini begitu populer di dunia, selain menambah semangat, kopi juga disinyalir membantu atasi mood yang kurang baik. Tapi kita harus tahu aturan yang baik, saat mengonsumsi minuman hitam ini.
Read more ...
Monday, February 23, 2015
Waspada dan Cegah Stroke Dengan Cara Ini
Salah satu konsep utama penanganan stroke adalah memberikan pengobatan yang spesifik dalam waktu sesegera mungkin sejak serangan muncul. Masalah yang muncul adalah tidak dikenalinya gejala stroke. Cukup ingat gejala stroke dari kata ‘WASPADA’ dan hindari dengan ‘CEGAH’ berikut ini.
Read more ...
Friday, February 20, 2015
Foto Penampakan Paru-paru Perokok
Kita semua tahu, jika merokok merupakan kebiasan yang tidak sehat. Banyak sekali penyakit yang ditimbulkan dari rokok, mulai dari panyakit kardiovaskuler hingga tumor. Peringatan pun sudah banyak dilakukan, baik oleh pemerintah maupun produsen rokok.
Read more ...
Monday, February 16, 2015
Sebelum Tidur, Hindari 10 Makanan Ini
Bagi beberapa orang, susah tidur menjadi masalah yang cukup menjengkelkan. Untuk melawan ini, banyak dari mereka memilih untuk makan.
Read more ...
Monday, January 12, 2015
Reaksi Tubuh Saat Anda Merokok
Sebatang rokok yang diisap seseorang akan habis dalam 10 embusan dan dalam waktu lima menit. Akan tetapi, dalam tempo sesingkat itu ada 4.000 jenis zat kimia yang merasuki organ-organ tubuh. Lihat reaksi apa yang terjadi ketika kita merokok.
Read more ...
Saturday, January 10, 2015
Beberapa Mitos dan Fakta Tentang Kolesterol
Kadar kolesterol jahat yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner dan stroke.
Read more ...
Friday, January 9, 2015
5 Cara Mengontrol Penyakit Diabetes
Diabetes merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan namun dapat dikontrol untuk menghindari komplikasinya. Ketahui langkah-langkah apa yang perlu dilakukan dalam mengontrol diabetes.
Read more ...
Tuesday, January 6, 2015
5 Herbal Penurun Gula Darah
Sejumlah tanaman obat memiliki efek seperti insulin dalam tubuh manusia. Tanaman tersebut menurunkan gula darah yang berlebihan pada penyandang diabetes.
Read more ...
Friday, January 2, 2015
10 Fakta Gila Tentang Junk Food
Sudah banyak orang mungkin yang mengetahui tentang Junk food yang tak memiliki nilai gizi dan malah akan membuat kita menjadi sangat tidak sehat. Kandungan kalori yang tinggi pun dapat membuat kita terkena Obesitas atau kolestrol.
Read more ...
Monday, December 29, 2014
8 Sumber Antioksidan Yang Tak Terduga
Antioksidan banyak terkandung dalam buah-buahan dan sayuran berwarna, serta kacang-kacangan. Tetapi baru-baru ini peneliti telah menemukan antioksidan dalam bahan makanan lain, yang tidak terduga.
Read more ...
Saturday, December 27, 2014
Kurang Minum Bisa Tingkatkan Gula Darah
Kurang mengonsumsi air putih bukan hanya menyebabkan dehidrasi tapi juga kadar gula darah menjadi tinggi. Karena itu selain menjaga pola makan, konsumsi air yang cukup disarankan untuk mencegah kadar gula darah meningkat.
Read more ...
Tuesday, December 23, 2014
Gejala HIV Yang Perlu Diketahui
Setelah satu atau dua bulan virus HIV memasuki tubuh, 40-90 persen orang yang terinfeksi mengalami gejala yang mirip dengan gejala flu yang disebut acute retroviral syndrom (ARS). Meski begitu, gejala terinfeksi HIV bisa tak terdeteksi sampai bertahun-tahun kemudian.
Read more ...
Monday, December 22, 2014
Menjadi Remaja Vegetarian
Gaya hidup vegetarian yang hanya makan produk nabati dan menghindari produk hewani makin populer, terutama di kalangan anak muda.
Read more ...
Thursday, December 18, 2014
Beberapa Manfaat Daun Kemangi
Dalam bahasa Latin, kemangi disebut Ocimum basilicum. Basil dari bahasa Inggris, ocimum berarti tumbuhan beraroma. Aroma harum daun kemangi berasal dari kandungan minyak atsirinya.
Read more ...
10 Alasan Tidak Minum Air Kemasan
Selama ini kita mengira air minum dalam kemasan adalah air minum yang bebas dari bahaya. Perusahaan-perusahaan air minum mengampanyekan mereka merawat alam.
Read more ...
Monday, December 8, 2014
Menangkal Obesitas Dengan Daun Zaitun
Siapa yang tidak kenal khasiat minyak zaitun untuk kesehatan, namun barangkali hanya sedikit orang yang tahu bahwa ekstrak daun tanaman ini juga berkhasiat. Beberapa literur menyebutkan bahwa daun zaitun berkhasiat sebagai obat kandung kemih, mengatasi hipertensi, dan memerangi bermacam jamur, virus serta bakteri.
Belum lama ini peneliti Australia menemukan bahwa secangkir teh yang diperkaya dengan ekstrak daun zaitun bisa menjadi alat baru untuk memerangi obesitas.
Dr Lindsay Brown, selaku pimpinan penelitian dari University of Southern Queensland mengemukakan, kandungan phytochemical oleuropein dalam jumlah besar yang terdapat pada ekstrak daun zaitun dapat mengurangi timbunan lemak. Kendati demikian hal tersebut baru teruji pada tikus.
Menurutnya, Oleuropein memiliki kandungan antioksidan dua kali lipat lebih banyak seperti teh hijau dan dipercaya sangat ampuh menurunkan tekanan darah, mencegah flu dan mengobati masalah kardiovaskular, dikutip dari Gaya Hidup Sehat.
Dalam studi tersebut, tikus diberi makan tinggi lemak, tinggi karbohidrat selama delapan minggu sampai mereka mengembangkan tanda-tanda sindrom metabolik (misalnya, lemak perut dan intoleransi glukosa). Setelah itu tikus tersebut kemudian diberi kopi yang diperkaya dengan ekstrak daun zaitun selama delapan minggu dan hasilnya justru menunjukkan gejala sebaliknya.
Dr Brown mengatakan, ekstrak daun zaitun menyebabkan penurunan berat badan karena adanya kandungan senyawa anti-inflamasi. “Apa yang kami temukan adalah bahwa tikus yang diberi makan daun zaitun terlihat sehat. Efek merugikan dari makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat yang bisa menyebabkan peradangan pada jantung malah tidak terlihat,” jelasnya.
Menurut Brown, penelitian ini menunjukkan bahwa secara alami ekstrak daun zaitun efektif untuk menurunkan berat badan dan bisa menjadi cara sederhana untuk mengontrol obesitas, tekanan darah dan mencegah diabetes.
Read more ...
Belum lama ini peneliti Australia menemukan bahwa secangkir teh yang diperkaya dengan ekstrak daun zaitun bisa menjadi alat baru untuk memerangi obesitas.
Dr Lindsay Brown, selaku pimpinan penelitian dari University of Southern Queensland mengemukakan, kandungan phytochemical oleuropein dalam jumlah besar yang terdapat pada ekstrak daun zaitun dapat mengurangi timbunan lemak. Kendati demikian hal tersebut baru teruji pada tikus.
Menurutnya, Oleuropein memiliki kandungan antioksidan dua kali lipat lebih banyak seperti teh hijau dan dipercaya sangat ampuh menurunkan tekanan darah, mencegah flu dan mengobati masalah kardiovaskular, dikutip dari Gaya Hidup Sehat.
Dalam studi tersebut, tikus diberi makan tinggi lemak, tinggi karbohidrat selama delapan minggu sampai mereka mengembangkan tanda-tanda sindrom metabolik (misalnya, lemak perut dan intoleransi glukosa). Setelah itu tikus tersebut kemudian diberi kopi yang diperkaya dengan ekstrak daun zaitun selama delapan minggu dan hasilnya justru menunjukkan gejala sebaliknya.
Dr Brown mengatakan, ekstrak daun zaitun menyebabkan penurunan berat badan karena adanya kandungan senyawa anti-inflamasi. “Apa yang kami temukan adalah bahwa tikus yang diberi makan daun zaitun terlihat sehat. Efek merugikan dari makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat yang bisa menyebabkan peradangan pada jantung malah tidak terlihat,” jelasnya.
Menurut Brown, penelitian ini menunjukkan bahwa secara alami ekstrak daun zaitun efektif untuk menurunkan berat badan dan bisa menjadi cara sederhana untuk mengontrol obesitas, tekanan darah dan mencegah diabetes.
Saturday, December 6, 2014
Mengenal Migrain
Siapa sih yang mau sakit? Tentunya semua orang ingin sehat terus. Tapi seperti roda kehidupan, kadang di atas, kadang di bawah. Nah, manusia pun suatu saat sehat dan suatu ketika sakit. Salah satu penyakit yang sering diderita adalah migrain.
Saat migrain menyerang, lebih baik tenang menghadapinya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang migrain dalam 10 menit. Dengan mengetahui migrain diharapkan penderitanya bisa untuk mengatasi migrain, seperti dikutip dari Gaya Hidup Sehat:
Menit ke-1:
Tahukah Anda ternyata faktor hormonal dapat sebagai pencetus migraine. Misalnya saja saat wanita sedang menstruasi, saat terjadinya pelepasan sel telur (ovulasi), penggunaan obat-obatan kontrasepsi oral (diminum), dan saat seseorang menjalani terapi sulih hormon.
Menit ke-2:
Pemicu lain yaitu faktor makanan atau diet, seperti alkohol, adanya kandungan MSG (monosodium glutamate) dalam bahan pangan, daging yang mengandung nitrate, aspartame, coklat, keju yang telah basi, tidak sarapan.
Menit Ke-3:
Faktor psikologis juga berperan sebagai pemicu migraine, misalnya stres, kondisi yang serba menekan, ketegangan psikis, setelah liburan atau akhir pekan, cemas, khawatir, depresi.
Menit ke-4:
Lingkungan fisik juga berperan penting sebagai pemicu migraine, misalnya:cahaya yang menyilaukan, sinar yang begitu terang, stimulasi visual, seperti kilat, suara halilintar, sesuatu yang bisa berpendar (fluorescent lightening), bau busuk, perubahan cuaca atau iklim, ketinggian, mandi keramas, cuci rambut.
Menit ke-5:
Higiene tidur juga berperan memicu migraine, misalnya kurang tidur, tidur berlebihan, posisi tidur yang kurang tepat, dan sebagainya.
Menit ke-6:
Obat-obatan juga dapat sebagai faktor pemicu migraine, misalnya nitroglycerin, histamine, reserpine, hydralazine, ranitidine, estrogen.
Menit ke-7:
Berbagai faktor lain juga menyebabkan timbulnya migraine, misalnya trauma kepala (terjadi benturan, kecelakaan yang mengenai kepala), latihan fisik, kelelahan, begadang, terlalu banyak lembur, pola atau gaya hidup yang kurang seimbang.
Menit ke-8:
Milikilah harapan atau impian yang realistis. Jadi ketika apa yang kita kejar tidak tercapai, maka kita tak terlalu kecewa.
Menit ke-9:
Berhentilah untuk shopping doctors. Hendaknya kita bersabar bila terserang migraine dan mematuhi petunjuk atau nasihat dokter. Kalau belum sembuh, berkonsultasilah lagi ke dokter yang sama, jangan suka berganti-ganti dokter alias ‘belanja dokter’.
Menit ke-10:
Yang terakhir namun tak kalah penting, jangan terlalu sering mengeluh. Karena hanya Dia yang tahu apa yang terbaik buat umatnya. Bisa jadi penyakit migraine yang diderita ini dapat menaikkan derajat kita disisi sang pencipta. Selalu ada hikmah di balik penyakit.
Tentunya tips di atas takkan berguna bila tidak dilaksanakan secara berkesinambungan.
Read more ...
Saat migrain menyerang, lebih baik tenang menghadapinya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang migrain dalam 10 menit. Dengan mengetahui migrain diharapkan penderitanya bisa untuk mengatasi migrain, seperti dikutip dari Gaya Hidup Sehat:
Menit ke-1:
Tahukah Anda ternyata faktor hormonal dapat sebagai pencetus migraine. Misalnya saja saat wanita sedang menstruasi, saat terjadinya pelepasan sel telur (ovulasi), penggunaan obat-obatan kontrasepsi oral (diminum), dan saat seseorang menjalani terapi sulih hormon.
Menit ke-2:
Pemicu lain yaitu faktor makanan atau diet, seperti alkohol, adanya kandungan MSG (monosodium glutamate) dalam bahan pangan, daging yang mengandung nitrate, aspartame, coklat, keju yang telah basi, tidak sarapan.
Menit Ke-3:
Faktor psikologis juga berperan sebagai pemicu migraine, misalnya stres, kondisi yang serba menekan, ketegangan psikis, setelah liburan atau akhir pekan, cemas, khawatir, depresi.
Menit ke-4:
Lingkungan fisik juga berperan penting sebagai pemicu migraine, misalnya:cahaya yang menyilaukan, sinar yang begitu terang, stimulasi visual, seperti kilat, suara halilintar, sesuatu yang bisa berpendar (fluorescent lightening), bau busuk, perubahan cuaca atau iklim, ketinggian, mandi keramas, cuci rambut.
Menit ke-5:
Higiene tidur juga berperan memicu migraine, misalnya kurang tidur, tidur berlebihan, posisi tidur yang kurang tepat, dan sebagainya.
Menit ke-6:
Obat-obatan juga dapat sebagai faktor pemicu migraine, misalnya nitroglycerin, histamine, reserpine, hydralazine, ranitidine, estrogen.
Menit ke-7:
Berbagai faktor lain juga menyebabkan timbulnya migraine, misalnya trauma kepala (terjadi benturan, kecelakaan yang mengenai kepala), latihan fisik, kelelahan, begadang, terlalu banyak lembur, pola atau gaya hidup yang kurang seimbang.
Menit ke-8:
Milikilah harapan atau impian yang realistis. Jadi ketika apa yang kita kejar tidak tercapai, maka kita tak terlalu kecewa.
Menit ke-9:
Berhentilah untuk shopping doctors. Hendaknya kita bersabar bila terserang migraine dan mematuhi petunjuk atau nasihat dokter. Kalau belum sembuh, berkonsultasilah lagi ke dokter yang sama, jangan suka berganti-ganti dokter alias ‘belanja dokter’.
Menit ke-10:
Yang terakhir namun tak kalah penting, jangan terlalu sering mengeluh. Karena hanya Dia yang tahu apa yang terbaik buat umatnya. Bisa jadi penyakit migraine yang diderita ini dapat menaikkan derajat kita disisi sang pencipta. Selalu ada hikmah di balik penyakit.
Tentunya tips di atas takkan berguna bila tidak dilaksanakan secara berkesinambungan.
Thursday, December 4, 2014
Matahari Pagi Bagus untuk Penderita Diabetes
Sinar matahari pagi ternyata tidak hanya baik untuk kesehatan tulang, tapi juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Vitamin D yang ada dalam sinar matahari bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.
Studi terbaru menemukan bahwa vitamin D yang didapatkan tubuh saat terkena sinar matahari pagi bisa membantu penderita diabetes tipe 2 memperbaiki kadar gula darahnya.
Vitamin D yang cukup ternyata bisa membantu sel-sel di tubuh yang bertugas memproduksi insulin bekerja dengan baik.
Peneliti dari Iran melibatkan 90 orang penderita diabetes tipe 2 selama 12 minggu dengan memberikan vitamin D dan satu kelompok diberikan vitamin D yang ditambah kalsium.
Peneliti mendapatkan peserta yang mengonsumsi vitamin D baik yang ditambah dengan kalsium atau tidak memiliki kadar gula darah yang secara signifikan lebih baik.
Hal senada juga diungkapkan oleh Esther Krug, MD, seorang endrokrinologi dari Sinai Hospital of Baltimore yang menuturkan bahwa vitamin D memiliki peran aktif dalam mengatur sel beta pankreas yang berfungsi membuat insulin, seperti dikutip dari Gaya Hidup Sehat.
Bahkan sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam Diabetes Care menunjukkan tingkat vitamin D yang rendah bisa membuat orang dewasa berisiko mengalami prediabetes dan juga prehipertensi.
Selain itu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium bisa memperlambat progres dari penyakit diabetes tipe 2. Karena adanya hubungan yang memungkinkan ini maka skrining defisiensi vitamin D pada orang dengan diabetes tipe 2 bisa saja dilakukan.
Sinar matahari sebelum jam 9 pagi bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi kadar kolesterol darah, meningkatkan kualitas pernapasan, membuat tubuh menjadi lebih segar serta bisa menyehatkan tulang.
Read more ...
Studi terbaru menemukan bahwa vitamin D yang didapatkan tubuh saat terkena sinar matahari pagi bisa membantu penderita diabetes tipe 2 memperbaiki kadar gula darahnya.
Vitamin D yang cukup ternyata bisa membantu sel-sel di tubuh yang bertugas memproduksi insulin bekerja dengan baik.
Peneliti dari Iran melibatkan 90 orang penderita diabetes tipe 2 selama 12 minggu dengan memberikan vitamin D dan satu kelompok diberikan vitamin D yang ditambah kalsium.
Peneliti mendapatkan peserta yang mengonsumsi vitamin D baik yang ditambah dengan kalsium atau tidak memiliki kadar gula darah yang secara signifikan lebih baik.
Hal senada juga diungkapkan oleh Esther Krug, MD, seorang endrokrinologi dari Sinai Hospital of Baltimore yang menuturkan bahwa vitamin D memiliki peran aktif dalam mengatur sel beta pankreas yang berfungsi membuat insulin, seperti dikutip dari Gaya Hidup Sehat.
Bahkan sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam Diabetes Care menunjukkan tingkat vitamin D yang rendah bisa membuat orang dewasa berisiko mengalami prediabetes dan juga prehipertensi.
Selain itu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium bisa memperlambat progres dari penyakit diabetes tipe 2. Karena adanya hubungan yang memungkinkan ini maka skrining defisiensi vitamin D pada orang dengan diabetes tipe 2 bisa saja dilakukan.
Sinar matahari sebelum jam 9 pagi bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi kadar kolesterol darah, meningkatkan kualitas pernapasan, membuat tubuh menjadi lebih segar serta bisa menyehatkan tulang.
Subscribe to:
Posts (Atom)



















